Materi Lengkap Perhitungan Pecahan: Penjumlahan dan Pengurangan

Materi Lengkap Perhitungan Pecahan: Penjumlahan dan Pengurangan | SD kelas 4 atau 5 | Jika kalian saat ini sedang berada di kelas 4 atau 5 SD semester 1 atau semester 2 maka kalian akan berhadapan dengan Materi Lengkap Perhitungan Pecahan: Penjumlahan dan Pengurangan. Materi Lengkap Perhitungan Pecahan: Penjumlahan dan Pengurangan Pecahan ini sangat penting untuk dipahami karena cukup mengasah logika penyelesaian masalah bagi siswa SD.


Berbicara mengenai matematika, tentunya kalian telah temui pelajaran yang satu ini sejak  menginjak sekolah dasar hingga sekolah menengah atas atau bahkan di bangku perkuliahan pun tidak jarang ada yang mempelajarinya. Pembahasan kali ini adalah tentang salah satu bagian matematika yaitu penjumlahan dan pengurangan pecahan. Adapun yang akan dibahas adalah pengertian dan penjumlahan dan pengurangan dari 4 jenis pecahan beserta contohnya.


Baca Juga : Materi Lengkap Matematika kelas 4 SD | Rangkuman Singkat


Sebelum melangkah lebih jauh terkait penjumlahan dan pengurangan pecahan,  sebaiknya perlu memahami terlebih dahulu mengenai apa itu bilangan pecahan.  Proses mempraktikkan bilangan pecahan dapat dilakukan sebagai susunan atas pergantian suatu bagian keseluruhan. Penjumlahan, pengurangan, perkalian dan pembagian merupakan salah satu bentuk perhitungan matematika yang menjadi dasar perhitungan.



Pengertian Bilangan Pecahan

Bilangan pecahan merupakan bilangan yang sering kita hadapi dalam hitungan matematika. Arti dari bilangan pecahan itu sendiri ada bagian dari satu keseluruhan yang dari kuantitas tertentu. Untuk melakukan penjumlahan ataupun pengurangan pecahan yang tidak memiliki penyebut yang sama, harus menyamakan terlebih dahulu penyebutnya baru dapat diperhitungkan jumlahnya. Pecahan bilangan biasa, bilangan campuran dan bilangan desimal merupakan jenis bilangan pecahan yang sering kali muncul dalam perhitungan pecahan.


Untuk proses hitung pada penjumlahan dan pengurangan adalah dengan menyamakan penyebut sedangkan pada perkalian dan pembagian dapat langsung dilakukan perhitungan tanpa harus menyamakan penyebutnya.


Penjumlahan 

Dalam studi matematika, penjumlahan diartikan sebagai bentuk penambahan dari suatu urutan bilangan apapun. Bukan hanya bilangan saja yang dapat melakukan itu namun fungsi, vector, matriks, polinominal dan semua jenis operasi hitungan matematika yang dilambangkan (+) dazzpat digunakan.


Adapun pengertian lain mengenai arti penjumlahan adalah sebuah aturan yang berhubungan dengang setiap pasang bilangan dengan bilangan yang lainnya. Sifat penjumlahan yaitu pertukaran, identitas, dan pengelompokkan.


Pengurangan

Pengertian pengurangan itu sendiri adalah kebalikan dari penjumlahan. Pengurangan merupakan langkah penyusutan yang menjadi wakil ketika menghapus bagian angka bilangan. Tanda untuk pengurangan adalah (-)  yang dapat dijumpai pada setiap perhitungan matematika.


Pengurangan pada bilangan asli adalah bentuk angka yang tidak sulit ketika dipelajari. Bentuk pengurangan yang paling kecil dapat dengan mudah dipahami oleh anak kecil.


Dalam proses operasi hitung bilangan pecahan melalui penjumlahan dan pengurangan pecahan dapat disimbolkan dengan tanda (+) dan (-). Terdapat beberapa cara untuk melakukan operasi hitung bilangan pecahan dengan berbagai rumus yang berbeda, berikut akan dijelaskan penjumlahan dan pengurangan pecahan.


Penjumlahan dan pengurangan pecahan penyebut sama

Operasi hitung penjumlahan atau pengurangan pada bilangan yang memiliki penyebut sama, bilangan yang dihitung hanya pembilang saja. Namun jika pecahan tersebut mempunyai bentuk pecahan decimal, pecahan campuran dan pecahan persen maka diubah terlebih dahulu dalam bentuk pecahan biasa. Berikut contoh penjumlahan dan pengurangan pecahan penyebut sama.


Penjumlahan dan Pengurangan tidak sama penyebut
Untuk menjumlahkan atau mengurangkan bilangan pecahan yang berbeda penyebut, langkah pertama yang dilakukan adalah dengan menyamakan terlebih dahulu penyebutnya. Menyamakan penyebut bilangan pecahan adalah dengan menentukan kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dari penyebut-penyebutnya lalu setelah mendapatkan hasil dari hitungan tersebut maka lakukan penjumlahan atau pengurangan pada masing-masing pembilang tersebut. Cara yang sama juga dapat dilakukan oleh bilangan dengan pecahan campuran, pecahan decimal dan pecahan persen.
Pecahan biasa dapat dicontohkan seperti diatas. Sebab pada umumnya pecahan biasa berbentuk a/b dengan a sebagai pembilang dan b sebagai penyebut.


Perhitungan Pecahan Campuran
Pada pecahan campuran, cara hitungnya hampir sama dengan penjumlahan pecahan biasa. Namun yang membedakan salah satu pecahannya ada yang campuran. Pecahan campuran adalah pecahan yang terdiri dari dua bagian yaitu bilangan bulat dan bilangan pecahan biasa. Pecahancampuran dapat dimaknai sebagai pecahan yang terbentuk ketika menggabungkan antara bilangan bulat dan bilangan pecahan.

Pecahan campuran dipakai untuk menyatakan suatu bilangan yang lebih besar dari suatu bilangan bulat dan pecahan biasa namun lebih kecil dari bilangan bulat berikutnya. Terbentuknya pecahan campuran ini apabila menggabungkan tiga bagian yakni bilangan bulat, pembilang serta penyebut. Yang mana pembilang dan penyebut adalah bagian dari pecahan biasa yang menghasilkan bilangan campuran. Berikut contoh perhitungan pecahan campuran, sebagai berikut:

a.    Penjumlahan pecahan campuran dengan pecahan biasa
b.    Penjumlahan pecahan campuran dengan pecahan campuran

c.    Pengurangan Pecahan campuran dengan Pecahan biasa
d.    Pengurangan Pecahan campuran dengan pecahan campuran

Pecahan desimal

Pecahan decimal merupakan bilangan yang tersusun atas dua angka atau lebih yang biasanya diikuti dengan tanda koma yang bermakna sepuluh, sesuai dengan jumlah angka dibelakang koma. Pecahan decimal dapat ditandai dengan menggunakan tanda koma untuk menjadi perantara antara bilangan pecahan dan bilangan bulat. Pecahan desimal sudah termasuk dalam kategori bilangan pecahan.

berikut cara untuk melakukan penjumlahan dan pengurangan menggunakan bilangan pecahan decimal, yaitu:

Penjumlahan

0,25+0,03=…

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bahwa untuk mendapatkan hasil dari perhitungan pecahan desimal adalah dengan mengubahnya kebentuk pecahan biasa.

Sehingga didapatkan hasil akhir dari 0,25+0,03= 0,28
Pengurangan
1,45-0,75=…

Hasil akhir dari 1,45+0,75= 0,70

Itulah beberapa operasi hitung khususnya dalam bentuk penjumlahan dan pengurangan pecahan dengan berbagai jenis pecahan yang sering dijumpai dalam studi matematika. Mengingat. Ilmu matematika sangat penting untuk dipelajari dan juga memberikan manfaat untuk penunjang ilmu pengetahuan dan teknologi masa yang akan datang. Sehingga menjadi hal yang wajar bahwa matematika telah dipelajari sejak dini sebagai landasan untuk ketingkat lebih tinggi.

Pembahasan diatas merupakan salah satu bentuk perhitungan dalam ilmu matematika yaitu bagaimana menghitung pecahan dengan melakukan penjumlahan dan pengurangan. Juga beberapa jenis bilanag pecahan yang dengan proses hitung yang berbeda, diantaranya pecahan campuran dan pecahan desimal.

Mempelajari proses perhitungan pecahan melalui penjumlahan dan pengurangan akan sangat menyenangkan dan mudah ketika anda telah memahami rumus perhitungan. Pecahan dengan penjumlahan dan pengurangan perlu diketahu bahwa setiap jenis memiliki perhitungan yang beda namun dengan langkah-langkah yang hampir sama.


Perlu diingat bahwa pecahan terdiri atas pembilang dan penyebut dan untuk melakukan penjumlahan ataupun pengurangan pecahan yang tidak memiliki penyebut yang sama, harus menyamakan terlebih dahulu penyebutnya baru dapat diperhitungkan jumlahnya dan cara untuk mendapatkan penyebut yang sama adalah dengan mencari KPK dari bilangan tersebut.

Jika ada yang kurang dipahami bisa kita diskusikan di kolom komentar ya!

0 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment (0)

Lebih baru Lebih lama