Bagaimana sebenarnya pasar saham bekerja?


Bagaimana Sebenarnya Cara Kerja Pasar Saham | Sekarang ini istilah jual beli saham sedang naik daun, saham kian diminati oleh banyak orang terutama para generasi muda yang melek teknologi.  Makin hari makin ramai saja yang membicarakan tentang saham, tapi tahukah kamu apa itu pasar saham dan bagaimana sebenarnya cara kerja pasar saham?


Simak artikel ini hingga tuntas jika kamu ingin mengetahui apa itu pasar saham dan bagaimana cara kerjanya dengan baik.


Pengertian Saham Secara Umum


Menurut Sapto Raharjo, beliau menjelaskan bahwa pengertian saham adalah sebuah surat berharga yang berisi bukti kepemilikan ataupun penyertaan dari seorang atau instansi perusahaan.


Sedangkan Pasar saham sebenarnya sama saja dengan pengertian pasar pada umumnya. Yakni dimana dalam situs tersebut terjadi jual beli saham, juga tempat penerbitan oleh perusahaan besar. Dulu edarannya berupa kertas namun seiring berjalannya waktu sudah diubah ke dalam bentuk elektronik.


Bagaimana Sebenarnya Cara Kerja Pasar Saham?


Karena saham adalah bukti kepemilikan suatu perusahaan, maka ketika terjadi istilah jual beli saham maka telah terjadi aktivitas jual beli kepemilikan sebuah perusahaan. Aktivitas jual beli ini berlangsung terus menerus setiap saat.


Ada orang yang membeli saham sebagai investment jangka panjang, artinya saham yang mereka miliki tidak dijual dalam waktu yang singkat, bisa tahunan baru dijual.


Sedangkan ada juga satu lagi yang melakukan pembelian dan penjualan saham dengan rentang waktu relatif singkat. Mereka memanfaatkan fluktuasi harga saham yang dipengaruhi oleh permintaan dan penawaran terhadap saham tersebut. Tipe yang seperti ini bisa disebut trading.


Bermain saham memang penuh dengan resiko. Anda harus analisis semua kemungkinan dari likuidasi, keuntungan dan informasi mengenai perusahaan tersebut. Sebelum berani invest lebih baik pelajari terlebih dahulu tentang cara kerja pasar saham agar lebih mudah mengambil keputusan.

Cara Membeli Saham

1. Buka Rekening di Broker


Saat ini sudah banyak sekali perusahaan broker ternama ataupun baru yang menawarkan pendaftaran saham. Namun jangan terburu-buru juga untuk memilihnya, usahakan cari tahu lebih mendalam mengenai jaminan keamanan akun juga fasilitas yang ditawarkan untuk para trader.


Baca Juga : Apa itu gas alam terbarukan? | Renewable Natural Gas


Buka akun pada broker yang sudah menjadi anggota bursa di BEI. Dengan begitu Anda bisa melakukan jual beli saham dengan mudah, melihat informasi tentang harga saham dari berbagai perusahaan besar maupun skala menengah dan mendapatkan keuntungan dari situ.


2. Buka Rekening Nasabah


Tahap kedua adalah membuka rekening dana nasabah atau yang kerap disebut dean RDN. Pilih salah satu bank dengan tingkat layanan paling balance dan baik. Pembukaan RDN biasanya bersamaan dengan membuat rekening saham di broker, jadi dilakukan di waktu yang sama.


Untuk tahap ini biasanya para trader juga meminta tolong pihak broker untuk membantu agar bisa membantu pembukaan rekening di tempat tersebut. Jadi Anda tidak perlu terlalu pusing bolak-balik urus segala macam berkas hanya untuk pembukaan rekening saja.


3. Setor Dana Ke RDN


Perdagangan saham baik jual maupun beli baru bisa dilakukan setelah Anda menyetorkan dana ke RDN. Jika sudah masuk tahap awal maka Anda bisa mulai analisis pasar saham dan menyiapkan strategi untuk mendapatkan keuntungan sebanyak mungkin dari berbagai perusahaan tersebut.


Baca Juga : Gambang! Ini Cara Mendapatkan KIP Kuliah Terbaru, Mahasiswa harus tahu!


Namun perlu dilihat juga berbagai faktor agar saham yang dimiliki punya keuntungan atau bisa dijadikan investasi jangka panjang. Mulai dari resikonya saja terlebih dahulu, untuk itu bagi pemula sebaiknya mulai dengan dana kecil terlebih dahulu, agar tidak terlalu besar saat mengalami kerugian.


4. Melakukan Order


Setelah setor dana selesai dan berhasil maka Anda bisa memulai untuk melakukan order beli maupun jula ke aplikasi perdagangan yang digunakan di broker tersebut. Nantinya semua keuntungan dari transaksi akan diambil dan dimasukkan ke dalam rekening broker tersebut.


Barulah setelah beberapa waktu sudah terkumpul dan dirasa cukup, maka Anda bisa mencairkan dan memasukkannya ke rekening dari bank yang sudah dibuat bersamaan dengan milik broker. Seterusnya cukup lakukan hal sama untuk bisa melakukan jual beli saham.


Baca Juga : Cara Mengatasi Malas Mengerjakan Tugas Sekolah


Keempat poin diatas sudah menjelaskan bagaimana sebenarnya cara kerja pasar saham bekerja dan menghasilkan keuntungan bagi para pemakainya. Sebagai catatan tambahan saja sebaiknya jangan mudah tergiur oleh tawaran broker abal-abal. Teliti lebih detail agar menemukan yang terbaik.


Penulis : Setya

Editor : Admin

1 Komentar

Posting Komentar

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama