Materi lengkap Gerak Lurus Beraturan (GLB)

.
Artikel ini berisi penjelasan tentang Materi Gerak Lurus Beraturan. Di bawah ini akan dijelaskan lengkap mengenai gerak lurus beraturan (GLB) yang menjadi materi fisika kelas 10 SMA. Terdapat pula Rumus lengkap GLB.



Dinamika Gerak Lurus Beraturan [Materi Fisika Kelas 10 SMA] | Dalam fisika, terdapat satu bab yang sangat penting, yaitu Gerak Lurus Beraturan (GLB). Materi ini menjadi begitu penting karena menjadi landasan dalam mempelajari materi dinamika gerakan yang lebih kompleks yaitu, Gerak Lurus Berubah Beraturan (GLBB). Untuk itu, kamu harus bisa menguasai materi gerak lurus beraturan sebelum melangkah lebih jauh dalam mempelajari fisika.

baca juga : materi lengkap fisika kelas 10 SMA | rangkuman singkat

Pengertian



Gerak dapat diartikan sebagai perubahan posisi yang dialami benda yang pengamatannya dilakukan dengan memiliki titik acuan. Titik acuan yang biasanya digunakan adalah titik awal benda tersebut ataupun titik pengamat berada.

Jarak adalah Panjang seluruh lintasan yang dilewati benda. Panjang lintasan ini diukur berdasarkan lintasan asli benda. Jarak hanya memiliki nilai dan tidak memiliki arah. Oleh karena itu, jarak dikategorikan sebagai besaran skalar.

Perpindahan adalah Panjang lintasan benda yang diukur dari titik awal dengan titik akhir. Karena diukur hanya berdasar titik awal dan titik akhir benda, maka lintasan benda berbentuk lurus. Perpindahan memiliki nilai dan arah sehingga termasuk kedalam besaran vektor.

Untuk lebih memahami perbedaan Jarak dan Perpindahan, simak pembahasan berikut.


Misalkan titik awal benda adalah A. Kemudian benda tersebut berjalan sejauh 3 [m] hingga ke titik B seperti pada gambar. Lalu, benda menuju titik C sejauh 4 [m]. Nah, Berapa Jarak dan Perpindahan benda ?

Jarak benda bisa kita ukur dengan menjumlahkan seluruh lintasan yang dilintasi. Dari titik A ke B sejauh 3 [m] dan dari B ke C sejauh 4 [m]. Jadi jarak benda adalah 7 [m].

Perpindahan benda diukur dari titik awal dengan titik akhir. Titik akhir benda adalah C sedangkan titik awal benda adalah A. Maka kita tingga mengukur Panjang dari titik A hingga C, yaitu sejauh 5[m].

Kelajuan adalah perbandingan antara jarak dengan selang waktu yang dialami benda. Kelajuan termasuk kedalam besaran skalar karena hanya memiliki nilai dan tidak memiliki arah.

Selanjutnya, Kecepatan adalah perbandingan antara perpindahan dengan selang waktu yang dialami benda.

baca juga : artikel tentang pendidikan


Gerak Lurus Beraturan

Gerak Lurus Beraturan (GLB) merupakan suatu gerak lurus yang kecepatannya tidak berubah (konstan). Karena kecepatannya konstan, maka bisa disimpulkan bahwa percepatannya adalah nol. Apa itu percepatan ? Percepatan, secara singkat, bisa diartikan sebagai perubahan kecepatan yang dialami benda. Percepatan akan kita pelajari lebih lanjut pada bab selanjutnya.

Untuk lebih memahami gerak lurus beraturan,  kamu dapat menyimak pemaparan berikut. Misalnya kita sedang mengendarai sepeda motor dengan lintasan yang benar-benar lurus. Lalu, kita melihat kecepatan sepeda motor kita stabil di angka 50 [km/jam] selama beberapa saat. Kemudian kita bisa menyimpulkan bahwa selama beberapa saat tersebut, motor kita sedang melakukan gerak lurus beraturan.

Kemudian, ada tikungan di depan kita yang mengharuskan kita berbelok. Karena melakukan belokan, membuat lintasan motor kita menjadi sudah tidak lurus lagi. Pada saat tersebut kita sudah tidak sedang melakukan gerak lurus beraturan lagi. Saya yakin kamu bisa memahami yang saya maksud ini.

Soal dan Jawaban Gerak Lurus Beraturan


1.) Sebuah mobil bergerak dengan kecepatan konstan 36 [km/jam] selama 10 detik. Berapa meter perpindahan yang dialami mobil ?

Diketahui :

v = 36 [km/jam]
v = 36000 [m]/3600 [s]
v = 10 [m/s]

t = 10 [s]

Ditanya : s = ... ?

Jawab :

S = v . t
S = 10 [m/s] . 10 [s]
S = 100 [m]

2.) Pada suatu hari, kemal sedang melintas di jalan tol. Saat ini ia berada di KM 100. Namun, 5 [menit] yang lalu kemal berada di KM 50. Berapakah perpindahan yang dialami kemal selama 5 [menit] tersebut ?

Diketahui :

St = 100 [km]
S0 = 50 [km]

Ditanya : delta S = ... ?

Jawab :

delta S = 100 [km] - 50 [km]
delta S = 50 [km]


3.)Rudi akan menuju ke kota B yang jaraknya 100 [m] dari kota Rudi sekarang. Jika ia mengendarai mobil dengan kecepatan 5 [m/s], berapa waktu yang ia perlukan?

Diketahui :

S = 100 [m]
v = 5 [m/s]

Ditanya : t = ... ?

Jawab :

S = v . t
t = S/v
t = 100 [m] / 5 [m/s]
t = 20 [s]

4.)Pandu bergerak menuju arah utara sejauh 5 [m]. Kemudian ia bergerak ke arah timur sejauh 12[m]. Berapakah jarak dan perpindahan yang dialami Pandu ?

Diketahui :

Bergerak ke utara = 5 [m]
Bergerak ke timur = 12 [m]
Sudut antara gerakan tersebut = 90 [derajat]

Ditanya : Jarak dan Perpindahan = ... ?

Jawab :

Jarak = 5 [m] + 12 [m]
Jarak = 17 [m]

Perpindahan² = utara² + timur²
Perpindahan = √(5² + 12²)
Perpindahan = √(25 + 144)
Perpindahan = √169
Perpindahan = 13 [m]

5.)Bagus mengendarai sepeda motor dengan kecepatan konstan 10 [m/s]. Ia akan menempuh jarak sejauh 15 [m]. Berapa lama waktu yang Bagus butuhkan ?

Diketahui :

v = 10[m/s]
S = 15 [m]

Ditanya : t = ... ?

Jawab :

S = v . t
t = S/v
t = 15 [m] / 10 [m/s]
t = 1,5 [s]

6.) Mamat mengendarai sepeda motor dengan kelajuan 10 [m/s] selama 5 detik dengan lintasan yang berbelok-belok. Apakah Mamat sedang melakukan gerak lurus beraturan?

Tidak. Karena lintasan yang dialami Mamat tidak berbentuk lurus.

7.) Heza mengendarai mobil dengan lintasan lurus yang memiliki kelajuan awal 5 [m/s]. Setiap detik ia menambah kelajuan mobilnya 1 [m/s]. Apakah Heza sedang melakukan gerak lurus beraturan ?

Tidak. Karena Kelajuan/Kecepatan yang dialami Heza bersama dengan mobilnya tidak konstan.

8.) Seorang anak kecil berlari dari kejaran ibunya selama 12 [s]. Jika anak tersebut menempuh jarak sejauh 36 [m]. Maka, berapa kecepatan yang dialami anak tersebut jika lintasannya dianggap lurus ?

Diketahui :

S = 36 [m]
t = 12 [s]

Ditanya : v = ... ?

Jawab :

v = S/t
v = 36 [m] / 12 [s]
v = 3 [m/s]

9.) Berapa percepatan yang dialami benda jika ia melakukan gerak lurus beraturan ?

Percepatan yang dialami benda jika ia melakukan gerak lurus beraturan adalah nol. Karena kecepatan awal dan akhir benda adalah sama (konstan).

10.) Jika benda bergerak memiliki percepatan yang konstan apakah ia melakukan gerak lurus beraturan?

Tidak. Karena kecepatan yg dialami benda berubah-ubah. Itu artinya kecepatannya tidak konstan. Padahal ciri utama gerak lurus beraturan adalah memiliki kecepatan yang konstan.

Catatan : jika benda bergerak memiliki percepatan yang konstan, maka ia melakukan gerak lurus berubah beraturan (GLBB).

Baca juga : Dinamika gerak lurus berubah beraturan (GLBB)

0/Post a Comment/Comments

Lebih baru Lebih lama