Apa itu LNG dan Kegunaannya?

.

Beberapa dari kita mungkin cukup asing mendengar kata LNG. Salah satu olahan gas alam ini memang kalah terkenal dengan sodara dekatnya, yaitu LPG. LPG menjadi populer karena kini menjadi salah satu bahan bakar untuk kompor yang paling terkenal di Indonesia. Masyarakat cenderung menganggap bahwa berbagai olahan gas alam tersebut (LPG, LNG, CNG) dengan sebutan 'gas'. Padahal, ada berbagai jenis olahan gas alam yang ternyata memiliki beberapa perbedaan.

Apa Itu LNG ?

LNG atau Liquefied Natural Gas adalah olahan dari gas alam yang telah dicairkan dan dibersihkan dari zat-zat pengotor yang tidak diperlukan. Kandungan utama dari LNG adalah Methane (C1), disusul Ethane (C2).

Proses pengolahan LNG adalah membersihkan/memisahkan LNG dari zat yang tidak diperlukan agar tidak mengganggu proses pengolahan maupun penggunaan hasil olahan. Pipa-pipa yang dilewati LNG harus disterilkan dari zat berbahaya agar tidak terjadi hal yang tidak diinginkan, seperti terbentuk hydrate, maupun terjadinya korosi.

Baca juga : Apa Pentingnya K3 pada dunia Industri?

LNG dicairkan untuk mempermudah proses transportasi karena jarak pendistribusian LNG biasanya cukup jauh. Fase dari gas diubah menjadi cair agar volumenya bisa menyusut dan mudah disimpan. LNG biasanya dikirimkan menggunakan kapal khusus. Kapal yang digunakan biasanya memiliki Tanki LNG yang bagian atasnya bulat, mengapa?

Apa Kegunaan LNG ?

Karena LNG merupakan suatu bahan bakar, maka kegunaannya adalah untuk bahan bakar seperti pada kendaraan, Industri, pembangkit listrik, dan sebagainya.

Apa perbedaan LNG dan LPG ?

LPG atau Liquefied Petroleum Gas merupakan olahan gas alam yang juga dicairkan dan dibersihkan dari zat pengotor. Lalu, apa bedanya dengan LNG?

Perbedaan utama LNG dan LPG adalah terletak pada kandungan yang ada di dalamnya. Meskipun sama-sama dari gas alam, ternyata kandungannya berbeda. Jika kandungan LNG didominasi oleh methane (C1) dan Ethane (C2), maka lain halnya dengan LPG yang kandungannya didominasi oleh Propane (C3) dan Butane (C4).

Sebenarnya ada satu lagi olahan gas alam yang cukup populer di kalangan teknik, yaitu CNG (Compressed natural gas). Olahan yang satu ini cukup berbeda karena tidak dicairkan melainkan hanya ditekan.

Sebenarnya, Mengapa Gas dicairkan maupun dikompres/ditekan ?

Alasan paling kuat mengapa Gas dicairkan maupun dikompres adalah untuk mengurangi volumenya. Dari volume awal sekian, akan disusutkan menjadi ratusan kali lipat dengan cara ditingkatkan tekanannya maupun dirubah fasenya.

Sederhananya, pengaruh proses kompresi terhadap volume adalah ketika kita mengisi angin ban. Dengan volume ban yang tetap, kita bisa menambahkan 'angin' yang lebih banyak jika terus memaksa 'angin' untuk masuk. Kita akan berhenti menambahkan 'angin' pada ban ketika mencapai tekanan yang maksimum. Jika terus ditambahkan, maka dikhawatirkan akan meledak karena tidak sesuai dengan yang seharusnya.

Cara itu terlihat mampu meningkatkan jumlah gas lebih banyak dengan perbandingan volume tetap. Tetapi, ada cara lain yang mampu menyusutkan gas menjadi lebih maksimal, yaitu mengubah fase gas menjadi fase cair (liquid).

Kegunaan kompresi maupun pencairan pada gas adalah untuk memudahkan proses penyimpanan maupun pengiriman gas itu.

Baca juga : Cara kerja boiler

Demikian, penjelasan singkat tentang apa itu LNG dan kegunaanya. Lain kali, akan saya ulas lagi  lebih lanjut tentang LNG. Sumber gambar adalah pixabay.

1/Post a Comment/Comments

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama