Biaya Hidup Kuliah di Politeknik Negeri Jakarta 2020

.
Biaya Hidup Kuliah di Politeknik Negeri Jakarta - Sebagai seorang mahasiswa politeknik negeri jakarta (PNJ) yang berlokasi kampus di Depok, meskipun melalui jalur kerja sama, Saya ingin berbagi mengenai biaya hidup selama kuliah di Politeknik Negeri Jakarta. Rincian biaya yang saya buat ini diambil dari pengalaman pribadi dan beberapa teman, serta disesuaikan juga dengan gaya hidup. Jadi, wajar jika terjadi perbedaan dengan rincian biaya yang diberikan oleh sumber lain.

Sebelum lebih jauh mengenai perkiraan biaya hidup semasa kuliah di PNJ, ada baiknya kita kenali dulu kampus Politeknik Negeri Jakarta. PNJ merupakan sebuah kampus politeknik yang berlokasi di Depok, bersebelahan dengan kampus Universitas Indonesia (UI). Dulunya kampus ini bernama Politeknik Universitas Indonesia. Jadi sangat wajar jika lokasinya berdekatan. Bahkan masih ada bangunan yang bertuliskan Politeknik Uiversitas Indonesia yang saya temui di tahun 2020 ini. Kini, namanya menjadi Politeknik Negeri Jakarta seperti yang dikenal masyarakat umum.

Politeknik Jakarta memiliki Visi dan Misi sebagai berikut :

Visi

Menjadi Politeknik Unggul Bertaraf Internasional Untuk Mendukung Daya Saing Bangsa

Misi

Menyelenggarakan pendidikan vokasi yang berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi yang berkarakter dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 
Mengembangkan penelitian dan peningkatan penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi serta produk inovasi berkualitas guna meningkatkan daya saing bangsa
Mengembangkan institusi yang efisien, efektif dan akuntabel berbasis ICT (Information Communication Technology)

Untuk jalur masuk Politeknik Negeri Jakarta ada beberapa, yaitu PMDK-PN, UMPN, Bidikmisi, Kerja sama, dan Mandiri. Khusus untuk jalur kerja sama mungkin akan saya bahas tersendiri. Jalur kerja sama ini seperti, EVE-Holcim, LNG Academy, dan GMF. Selain itu masih banyak lagi jalur kerja sama di Politeknik negeri jakarta.

Oke kita kembali membahas biaya hidup selama kuliah di PNJ 2020.



Jika melihat dari lokasinya yang termasuk ke dalam area 'Jabodetabek' kita akan berpikiran bahwa biaya hidup di sini akan sangat mahal. Tapi ternyata tak semahal yang pernah saya pikirkan, menurut saya masih sangat terjangkau bahkan bagi saya yang berasal dari kampung. Namun, yang perlu kalian ingat adalah semua itu tergantung bagaimana gaya hidup yang kalian pilih. Terkadang biaya gengsi hidup bisa lebih mahal daripada biaya kuliah itu sendiri. So, bijak ya guys. Oh ya, Rincian biaya dalam artikel ini akan memuat :






Saya akan membahas biaya hidup untuk kuliah di Politeknik Negeri Jakarta, untuk biaya kuliah yang meliputi besaran UKT dan lain-lain kalian bisa cari sendiri yaa. Biaya UKT PNJ.

Biaya Makan di sekitar kampus PNJ

Hal yang akan saya bahas pertama kali adalah biaya makan selama kuliah di PNJ karena inilah biaya yang harus kamu keluarkan setiap hari. Saya yang merupakan anak kampung mengira bahwa biaya makan disini akan sangat jauh berbeda dengan yang ada di kampung halaman saya. Tapi  nyatanya tidak.

Untuk makan sehari-hari saya biasanya makan di warteg yang tersebar di sekitar kampus. Warteg di sini sangat banyak dan jaraknya berdekatan, terlebih di daerah pintu belakang kampus. Kalian pasti bakal menjumpai beragam warteg dengan harga dan kualitas yang bersaing. Untuk makan di warteg daerah situ saya menyarankan kalian membawa uang 8-10 ribu rupiah. Dengan harga segitu kamu bisa makan sehat karena sudah mendapat lauk dan sayur. Kalau mau lauk nasi dan ayam harganya berkisar 9 ribuan.

Kalian bisa menyiasati dengan berganti menu menjadi telur atau pun perkedel. Lauknya juga beragam dan tidak akan membuatmu bosan. Selain warteg ada juga nasi padang. Kalau nasi padang kamu harus pinter mencari pedagang mana yang harganya paling murah dan bersih. Caranya? ya eksperimen. Cobain aja semuanya hehehe.

Saya menemukan nasi padang serba sepuluh ribu, dalam porsi itu saya mendapatkan ayam, sayur, dan sambal khas nasi padang. Tapi, ada juga nasi padang yang serba 12 ribu. Intinya pinter-pinternya kalian saja dalam mencari yang terbaik. hehehe.

Biaya makan di kampus gimana?

Di PNJ. ada beberapa kantin yang diperuntukkan untuk warga kampus. Ada beberapa kantin yang pernah saya coba di PNJ dan harganya tidak jauh beda. Ada Kantek (kantin teknik), kawah (kantin bawah), dan lainnya.

Untuk harga makanan yang tersedia di kantin tersebut berkisar 12-17 ribuan. Menu yang tersedia ada bermacam-macam meliputi nasi goreng, bubur, masakan jepang (lupa apa namanya), dan masih banyak lagi. Tersedia juga jus dan kopi. Untuk kopi seingat saya harganya 12 ribu, menurut saya itu wajar karena disajikan dengan modern menggunakan alat penyeduh kopi. Kalau kalian pecinta kopi ya bolehlah untuk mencicipinya.

Nah, untuk kantin yang harganya paling miring adalah warkul (warung kuli). Seingat saya itu nama dan singkatannya. Lokasi kantin ini berada di dekat perpustakaan dan lapangan basket samping gedung alat berat. Lokasinya agak tertutup tapi bersih kok menurutku, mungkin bisa kalian jadikan alternatif juga.



Biaya Transportasi di sekitar kampus PNJ

Setelah biaya makan, kita lanjut ke biaya transportasi selama kuliah. Di kampus politeknik negeri jakarta kalian bisa menaiki bis politeknik atau biasa disebut bipol. Biasanya tiap pagi bis ini bakal penuh sesak dan saling berebut. Rute dari bis ini melintasi kampus UI dan muter lagi di sekitar lapangan PNJ. Selain itu, bipol juga lewat di jalanan kampus UI. Oh ya, UI juga ada bus, namanya bikun (bis kuning). Kedua bis tersebut bisa kalian naiki secara gratis.

Tapi sayangnya bis tersebut tidak melewati bagian belakang kampus. Dimana, daerah tersebut menurut saya adalah daerah yang cukup terjangkau soal harga-harga. Sebagai alternatif saya biasanya naik angkot. Tarif naik angkot adalah 2000 untuk anak sekolah, 3000 untuk anak kuliah, dan 4000 untuk masyarakat umum.

Tapi kalian bisa menyiasati tarif angkot dengan naik angkot ramai-ramai. Misalnya kalian naik angkot berdua, jika kalian ngasih abang supir angkot 5000 biasanya sudah diperbolehkan, mengingat kalian akan naik setiap ke kampus. Langganan-lah istilahnya.

Kalau saya sendiri setiap pagi ada angkot langganan yang menjemput, tarifnya 25 ribu sekali jalan, kami berjumlah 14 orang. Lumayan kan untuk menghemat pengeluaran transportasi.

Tapi jika kalian tidak ingin menumpang kendaraan umum, kalian boleh membawa kendaraan sendiri. Dan menurutku ini adalah pilihan yang tepat karena selama kuliah kalian sangat mungkin untuk berpergian entah itu ke tukang foto copy, print, dan sebagainya.

Oh ya, jika membawa motor ke kampus kalian harus membayar biaya parkir sebesar 1000 rupiah setiap parkir. Tapi, kalian bisa juga berlangganan parkir senilai 13 ribu selama 6 bulan (Kalau tidak salah, saya ga bawa motor soalnya). Kata temanku yang bawa motor sih tarif berlangganan parkir motor segitu.

Jika kalian bawa mobil, mungkin kalian akan melewati jalanan kampus UI, dimana saat melewati jalan tersebut kalian harus membayar 5000 rupiah. Untuk motor saat melintas saat ini masih gratis tapi tidak tahu kedepannya akan seperti apa.

Transportasi selanjutnya yang mungkin kalian naiki adalah KRL. Angkutan ini sangat terkenal dan banyak sekali peminat karena tarifnya yang bisa dibilang sangat murah. Tarifnya berkisar 3000 rupiah untuk 25 KM pertama, dan 1000 rupiah per 10 KM berikutnya. Nanti akan saya jelaskan lebih lengkap pada bagian jalan-jalan dan refreshing.

Untuk biaya transportasi, sekarang kalian sudah memiliki gambaran berapa kira-kira uang yang harus dihabiskan untuk biaya transportasi. Silakan kalian sesuaikan masing-masing.

Biaya kos/tempat tinggal selama kuliah di PNJ

Untuk tempat tinggal bagi kalian anak rantau selama kuliah di PNJ ada beberapa pilihan. Misalnya adalah kost, kontrak, atau tinggal di asrama. Untuk saya sendiri tinggal di asrama karena termasuk fasilitas oleh program kerja sama yang saya jalani.

Ada dua asrama, yaitu asrama putra dan putri. Satu kamar akan berisikan 4 mahasiswa dengan jenis kasur masing-masing. Kasurnya adalah kasur bertingkat seperti asrama pada umumnya. Untuk biayanya adalah 300 ribu rupiah per mahasiswa setiap bulan.

Di asrama kalian boleh menggunakan air sepuasnya misalnya untuk mencuci baju, cuci piring, dan sebagainya. Hanya saja, di asrama kalian tidak boleh memasak, hanya diperbolehkan untuk masak nasi. Kompor tidak diijinkan.

Soal kamar mandi kalian tidak usah bingung akan lama antre, karena jumlahya sangat memadai. Ada puluhan kamar mandi yang tersedia. Sebagian memakai shower dan sebagian lainnya untuk kebutuhan buang hajat. Memang kamar mandinya terbilang sempit tapi ya namanya kamar mandi emangnya kalian mau ngapain hehehe.

Sayangnya tidak semua mahasiswa boleh menempati asrama PNJ. Setahuku hanya anak kerja sama,  afirmasi, dan bidik misi. Bahkan di lantai 2 asrama putra semuanya kosong tak ada yang menempati. Entah mengapa hal tersebut bisa terjadi, mungkin ada kebijakan dari kampus atau lain hal saya tidak mengerti.

Lanjut ke alternatif selanjutnya, Kost. Biaya kost di sini hampir sama dengan biaya kost di dekat kampus lainnya. Sedikit lebih tinggi dari biasanya tapi tidak juga terlalu mahal. Berkisar antara 600 ribu sampai setinggi-tingginya. Tergantung fasilitas yang kalian dapatkan dan sedekat apa dengan lokasi kampus. Kalian bisa lebih mudah mencarinya di mamikos.com

Alternatif selanjutnya adalah kontrak rumah. Nah, untuk alternatif ini kalian bisa patungan dengan beberapa teman. Untuk harga juga bervariasi tergantung fasilitas. Setahuku daerah beji ada beberapa tempat untuk ngontrak dengan harga terjangkau.


Biaya kebutuhan kost

Tentu sebagai anak kost kalian memiliki kebutuhan yang sebelumnya masih menjadi tanggungan orang tua. Beberapa diantaranya adalah kebutuhan galon, sabun, shampo, odol, laundri, dan sebagainya.

Untuk sabun dan perkelengkapan mandi, kalian bisa beli di indomaret karena gampang nyarinya ga ribet. Harganya juga mungkin beda tipis dari beli di pasar tapi kalian ga kehilangan waktu banyak untuk mencarinya di pasar sambil berkeliling.

Untuk kebutuhan cuci baju, kalian bisa nyuci sendiri atau kalau males tidak sempat bisa laundri. Harganya menurutku masih terjangkau berkisar 6000-an per kilogram untuk 3 hari jadi. Kalau yang satu hari jadi berkisar 7000-an per kilogram. Untuk selimut biasanya ada harga khusus.

Jika kalian laundri akan tidak perlu repot untuk mencuci, menjemur, dan menyetrika karena sudah include semuanya. Jika mencuci sendiri juga bisa tapi memang cukup merepotkan. Tapi kalau kalian sudah terbiasa tentu tidak akan menjadi masalah. Kaum mageran biasanya laundri hehehe.

Air galon kalian bisa beli di indomaret. Waktu itu saya beli galon dan air (aqua) seharga 52 ribu saat pertama kali beli karena beli galonnya juga. Untuk beli airnya saja seingat saya 18 ribu rupiah. Masih wajar untuk Aqua.

Biaya Refreshing

Sebagai seorang mahasiswa ada kalanya kita merasa jenuh dengan rutinitas perkuliahan. Untuk menyiasati hal tersebut agar kembali bersemangat di hari senin, kalian mungkin perlu refreshing di hari sabtu/minggu. Kalau soal hiburan memang di sini tidak ada matinya. Di daerah beji timur ada billiard, di sepanjang jalan margonda ada beberapa mall yang warga depok pasti hafal.

Ada mall margo city, Depok Town Square, Depok mall, Pesona, dan sebagainya. Mungkin saat ke mall hal yang paling sering kita lakukan adalah nonton bioskop. Untuk tarif yang paling mahal adalah di mall margo city, jika weekend harga tiketnya bisa mencapai 50 ribuan. Tapi masih ada mall-mall lain yang menyediakan area nonton dengan harga terjangkau.

Saat hari biasa kalian bisa nonton dengan budget 35 ribuan.  Belum termasuk ongkos transportasi. Sebenarnya cukup dekat dari kampus PNJ, tapi kalau naik Ojek Online cukup lumayan juga biayanya. Ya pinter-pinternya kalian saja untuk mengatur bagaimana cara termurah pergi nonton.

Kalau bosan nge-mall, kalian bisa pergi ke bogor atau jakarta. Di bogor kalian bisa ke puncak, yang suhunya dingin, atau ke jakarta dengan segala kegemerlapannya. Di jakarta utara ada Ancol, Dufan, Kota tua. Dari depok kalian naik KRL turun di Stasiun Jakarta Kota lalu jalan kaki akan sampai ke Kota tua. Kalau mau ke ancol bisa naik KRL lagi atau naik angot juga bisa. Tarif angkot di sini berkisar 5 ribuan.

Nah itu, adalah biaya-biaya selama kalian hidup semasa kuliah di kampus PNJ. Tentu gambaran biaya tersebut bisa kalian jadikan referensi sebelum meyakinkan diri kuliah di sini. Jika kalian ada rincian biaya tambahan bisa kalian utarakan di kolom komentar.

4/Post a Comment/Comments

  1. halo kak, aku maba di pnj jurusan TIK. emang bener ya kalau bipol itu nunggunya lama banget? Trus kalo misalkan kita naik bikun turun di halte mana dan jalan ke PNJ nya lebih jauh gak?

    BalasHapus
  2. Kalau ditanya perihal lama atau tidak, itu relatif. Kalau menurut saya sih tidak lama banget jika nunggunya pas di jam-jam dia beroperasi. Cuman, setahu saya kalau pagi memang terkesan rame banget.

    Kalau mau naik bikun paling turunnya di halte yang dekat pertigaan jalan masuk pnj (dekat stadion UI yang baru dibangun - tahap pembangunan) gatau namanya apa hehe lupa. Dari situ jalan saja cukup banyak temennya yg jalan kok hehehe.

    BalasHapus
  3. Hi, i found your blog ( gak sengaja ) hahahahah smt 3 udah ke bontang ya fan? Salam buat lng 2019 ya jgn lupa main main ke kantek!!!!!!!
    -Ica,tke 19 + temen bayar kompen smt 1😅

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haiii Icaaa, sehat-sehat yaaa :)) salam balik yaa buat tke 19, next kita ngumpul di kantek lagi, jgn kompen lagi ya tpii caaa ;D

      Hapus

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama